Siap ditempatkan di pelosok?

4 comments
Terkait penempatan lulusan STAN, yang katanya random banget, menanti pengumuman penempatan itu rasanya dag-dig-dug-seeer.Campur aduk.
Cepat atau lambat, saya juga akan mengalaminya.
Mulai menghitung waktu, beberapa bulan lagi dari hari ini, 14 Juni 2010.

Nah, yang menjadi keresahan sebagian orang yaitu penempatan daerah.
Klo yang sudah yakin penempatan pusat sih kayaknya adem-adem aja.
Kenapa sih penempatan di daerah itu menjadi momok bagi sebagian orang?
(Pengertian "daerah" di postingan ini silahkan didefinisikan sendiri)

1. Biaya hidup mahal?
Biasanya daerah yang terpencil itu biaya hidupnya mahal. Semakin sulit suatu daerah dijangkau, maka jalur distribusi barang semakin panjang. Semua proses distribusi butuh biaya. Makanya mahal. Memang ada beberapa daerah di Indonesia yang terkenal dengan biaya hidup yang mahal. Kenyataannya ga semuanya kan? Apalagi, banyak daerah yangkebutuhan hidupnya bisatercukupi dengan hasil buminya sendiri.
Lumayan, pulang ke rumah nanti bisa bawa oleh-oleh banyak ^^

2. Fasilitas hidup yang kurang lengkap?
Bagi yang biasa hidup di kota besar, akrab dengan mall, bioskop, resto, cafe, dll, akan terasa berbeda ketika harus beradaptasi dengan daerah yang fasilitas hiburannya tidak selengkap fasilitas di kota besar.
Termasukkah ini dalam masalah? Ehm.. tergantung pribadi masing-masing.
Bagi yang menyukai gaya hidup hura-hura, gaul, hedon, dsb, penempatan di plosok tentunya akan terasa berat. Namun bagi mereka dengan gaya hidup sederhana, dimana-mana akan terasa sama saja.
Ingat: "Belajarlah hidup dari hidup orang lain. Mereka bisa, kita juga bisa"

3. Jauh dari rumah, keluarga dan orang-orang tersayang?
Ya, ini memang salah satu faktor terberat untuk bertugas ke pelosok-pelosok negeri. Tak ada cara untuk menghilangkan rasa berat hati meninggalkan kampung halaman kecuali IKHLAS. Rezeki Tuhan ada di mana-mana. Saya yakin, keluarga akan bangga kalau karier kita sukses di perantauan.
Keluarga juga bosen liat kita kalau numpang di rumah terus *eh...*
Lagian ada telepon, internet, 3g, pager, atau FS kok kalo kangen. *easy to say bgt ya.. haha*

4. Sulit mengembangkan karier?
Lha, bukannya dengan penempatan di daerah merupakan salah satu batu loncatan dalam peningkatan karier? *sok tau*. Dalam bekerja itu butuh pengalaman. Mari aplikasikan ilmu dari bangku kuliah, dan ciptakan pengalaman sebanyak mungkin. Ingat, belajar itu bisa di mana saja. Semangat Jiwa Korps!


Itu sih pertimbangan-pertimbangan yang sekiranya memberatkan bagi banyak orang, dan saya juga tentunya. Di samping hal-hal lain yang tiap orang tentunya berbeda-beda.

Tulisan ini saya buat masih dalam suasana haru-biru penempatan kakak-kakak tingkat saya di DJPB (Dirjen Perbendaharaan) yang di tempatkan di pulau-pulau luar Jawa.
Tulisan ini lebih tepatnya sebagai penenang bagi saya sendiri.
Persiapan mental.
Karena membaca situasi dan kondisi, entah kenapa saya yakin sekali akan ditempatkan di DJPB dan bertugas di daerah pelosok di Indonesia.
So, SAYA (berusaha) MEMPERSIAPKAN MULAI DARI SEKARANG!

*Ga-ga-galau-galau-galauuuu*
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

4 komentar:

  1. saya juga siap ^^ awas aja lo ampe di pusat..gw tarik ke daerah..wkkwkw

    BalasHapus
  2. Hahaha. Tenang aja.. Bakalan sama2 di daerah kok.

    BalasHapus
  3. Haha. belum bung alien. Masih lama..

    BalasHapus