BYP - MONSTER

 Selamat malam. Sekarang pukul 00.16 WIB
Sudah lama banget kayaknya ga pernah eksis di dunia perCorelan.
Selama ini saya asyik seru-seruan dengan photoshop. Maklum baru kenal setahun terakhir :)
Nah, sehabis blogwalking liat karya-karyanya orang, tiba-tiba kangen ngevector ga jelas di Corel.
Akhirnya didukung dengan waktu yang cukup banyak (maklum pengangguran :p), 
jadilah beberapa karya Vector. 
Buat karakter dasar BYPMONSTER ini butuh waktu 2-3 jam.
*Memang sih saya agak kurang bisa buat karakter gituan. Biasanya main abstrak.*
- B.Y.P Monster -


Buat bentuk dasar badan BYPMONSTER masih mudah.
Ga sampai semenit jadi kali ya. *songong*
Pas bagian ngasih bayang-bayangan dan efek lekukan tubuhnya itu susah minta ampun.
Ngasih efek terang dan gelapnya itu saya masih 100% mengandalkan feeling.
Mesti banyak-banyak latihan. 
Kayaknya ada deh teorinya, cuman belum dapat aja.
 
- Layout B.Y.P Monster -
 
Setelah karakter BYPMONSTER sebagai komponen pokok desain udah jadi,
mengatur komposisi di halaman jadi lebih mudah.
Gampang kok...!!
tinggal copy paste karakter utrama, trus dicombine dengan object-object lain.  *pemalas*
 
 
- B.Y.P Monster Shirt -
Kalau yang ini desain BYPMONSTER yang diaplikasikan di media kaos.
Ngeditnya pake Photoshop.
 
Masih perlu banyak latihan, dan melihat kanan kiri.
Sekian.


5 komentar

Postingan pertama di tahun 2012

Sebagai postingan pertama di tahun ini,  
mumpung masih tahun 2012, mari kita ucapkan sekali lagi: 
 
semoga apa yang dicita-citakan di tahun ini tercapai. 
Amin. 

Menyambut awal tahun dengan semangat yang masih baru, 
blog ini pun meluncurkan layout terbarunya.
Dengan semangat yang menggebu-gebu, pengetahuan desain yang standar, 
ilmu tentang kode-kodean html/css yang dangkal, dan dengan konsep yang tak terarah,
lahirlah layout teranyar di tahun ini. 8))

So many thanks saya ucapkan kepada 
pemilik blog dengan nama "Setia Negara" dan "Planet Kertasium" 
sebagai motivator terbesar saya untuk mengganti layout blog ini.

Kenapa jadi motivator? 
Coba deh lihat blog mereka..
Blog "Setia Negara" layoutnya simpel, elegan, dan lebih dewasa. 
Walaupun layoutnya terkesan "pelit warna", namun justru itulah yang makin menguatkan konsep kesederhanaannya. #astaga
Fitur sharing postingan melalui facebook, twitter, dan Google+ juga tersedia di layout barunya. Pembaca pun merasa dimanjakan dengan fitur "Baca Juga" yang tersedia di blog ini. Aiih.. Keren!!
Tapi wajar kok, anak Teknik Informatika ITB pasti ngertilah. Wuajaaaar banget!

Nah, beda lagi ini sama si penghuni ""Planet Kertasium"
walaupun dia ga berlatar belakang IT, 
dia paham bener masalah kode-kodean dunia perblogan. Lihat aja blognya. Wuaapik tenan, rek!
Orang ini kalo ngonsep sesuatu pasti pol-polan. Total!
Dengan basic Ilmu Komunikasi yang dia dapatkan di UNHAS dan pengalaman hidupnya,
wajar banget kalo setiap postingan yang dihasilkan dari blognya selalu menarik. Wuajaaar banget!

LHA, INI KENAPA JADI NGOMONGIN BLOG ORANG LAIN??
Khilaf kali ya? | Iya.. 

Kembali ke poin utama.
Nah, inti dari postingan ini sebenarnya adalah:
Semoga di tahun naga air ini, pikiran kita semakin basah untuk terus menulis,
dan mengisi blog-blog kita dengan tulisan yang baik dan menginspirasi.
Atau mungkin menghibur.
Atau paling tidak memberi sugesti orang lain.
Atau sepaling-palingnya lagi tidak memberi efek negatif pada pembaca, deh.
Itu aja.


Terima kasih.







5 komentar

Marah via Twitter

Akhir-akhir ini lagi banyak yang senang marah-marah di twitter. Saya juga, lho. Sering malah. Keren kan?
Kapan lagi ada marah-marah yang diwakilkan oleh huruf demi huruf?  Ditambah sedikit tanda baca. Ehhm, sedap :)

Twitter emang paling keren dijadiin tempat buat penyaluran uneg-uneg. Apapun yang saya tulis, saya yakin dan sepenuhnya yakin, pasti bakalan ada followers yang baca kok. Belum lagi akun-akun non followers lain yang sengaja nge-stalk.
Wohoho~
 
No problem. Intinya sih, sebisa mungkin tweet-tweet yang kita buat itu bisa membantu meluapkan apa yang mengganjal di diri kita. Termasuk kemarahan. Setidaknya dengan tulisan, kata-kata yang akan kita keluarkan terpikirikan lebih dulu di otak. Beda dengan marah langsung yang dikendalikan emosi. Kata-kata keluar seperti lancar seperti petasan kering. Walaupun marah melalui tulisan juga kadang sulit dikontrol.

Marah yang sopan di twitter menurut saya:
  1. Hindari kata-kata yang kasar. Siapa pun yang baca pasti ga nyaman.
  2. Pilih kata-kata yang efisien dan memiliki makna yang mendalam tapi tetap sopan. Setidaknya dengan memikirkan kata-kata, emosi kita bisa sedikit lebih ditekan, atau mungkin hilang.
  3. To the point. Bikin #jleb orang yang anda singgung. Namun tetap buat orang lain yang baca tweet kita merasa nyaman. (pengalaman: Pernah mau nyinggung seseorang, tapi saking bingungnya merangkai kata-kata yang ga menyinggung perasaan orang lain, emosi terlanjur hilang. Jadi kesal sama diri sendiri. Zzz.)
Tips ini juga bisa digunakan di facebook, blog, friendster, atau media lain tergantung kreatifas si pemarah.

Kelihatan kurang jantan ya marah-marah lewat tulisan? "Weitss. Sabar bro!!". Tulisan bisa dijantan-jantanin kok. Tenang aja. 
[N G A R A N G !!!]
Lagian, marah kok pake bawa-bawa kejantanan, marah ya marah aja!. Pasti belum pernah denger istilah: Kalau ibu-ibu sudah bersatu, superhero pun ngalah". Addeh, makin out of topic.

Ohiya, jangan pernah ngebayangin saya ngetik tweet demi tweet dengan emosi tinggi, muka merah membara, rambut mohawk berdiri-berdiri sambil menahan gejolak jiwa yang mendera. Waaaw...!! Ga marah kayak gitu juga kali yaa.

Singkat kata, menurut saya sih marah itu (bagaimana pun kondisinya) harus dimanage dengan baik. Ada kalanya orang atau bahkan seisi dunia harus tau kalau kita sedang marah. 
Namun, ada kalanya kemarahan lebih baik hanya jadi rahasia berdua dengan Tuhan.

Maaf,
Sekian, dan
terima kasih.



0 komentar

Yeah! Tampilan baru!


E i t s ! N o t   f o r   s a l e  : )
*ga ada yang minat juga kalee*


2 komentar

Pendaftaran WISUDA: tidak ada kata rebutan.

Wisuda STAN kali ini beda. (Kayaknya sih memang tiap tahun beda ya). Yang buat beda kali ini adalah proses pendaftaran wisudawan yang lebih SERU! Pake sistem REBUTAN. Nah, apa yang diperebutkan dan kenapa mesti berebutan?

Jatah kursi untuk pendamping wisudawan yang terbatas menyebabkan tidak semua wisudawan bisa mendapatkan undangan dengan dua pendamping. Yang lain harus berpuas hati dengan satu pendamping. Hal ini sesuaikan dengan keadaan gedung tempat pelaksanaan wisuda, Jakarta Convention Center (JCC), yang kapasitasnya terbatas.

Jadi tiap spesialisasi telah dijatah oleh panitia sesuai dengan proporsi jumlah mahasiswa. Untuk spesialisasi saya, jumlah mahasiswa ada 48 orang dan jatah dua pendamping disediakan buat 22 orang SAJA!
Kenapa mesti rebutan? Sebenarnya kata 'rebutan' ini kurang tepat digunakan di kalangan mahasiswa. Kesannya mirip rebutan BLT, sembako, infaq, kekuasaan, dll. Menurut salah seorang teman saya, lebih pas kalau kita pake kata 'kompetisi'. Kita berkompetisi siapa yang dulu-duluan daftar untuk mendapatkan kuota dua pendamping.

Tidak ada mekanisme yang pasti untuk menentukan siapa yang mendapat jatah dua pendamping, selain berkompetisi dulu-duluan itu. Mekanisme UNDIAN yang awalnya dilempar ke forum kelihatannya lebih sadis sehingga tidak disetujui forum.

Tibalah hari kompetisi tersebut, 8 Agustus 2011
Sehabis shalat subuh, saya langsung menuju kampus. Padahal masih jam 5 pagi. Ternyata, di kampus (tepatnya depan Gedung J) sudah mulai ramai. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang shalat subuh di depan gedung. Wow. Sangat luar biasa. Mayoritas adalah mahasiswa spes pajak (soalnya jumlah mereka lebih banyak). Mahasiswa yang datang langsung mengisi absen sesuai dengan nomor meja tempat pendaftaran. Biar ga ada mahasiswa yang baru datang yang langsung menyerobot.

Saya pikir antusiasme mahasiswa Kebendaharaan Negara untuk 'berebutan' tidak terlalu besar. Ternyata dugaan saya salah. Mahasiswa nametag merah itu satu-persatu datang. Bahkan sebelum pukul 06.00, kuota 22 pendamping tersebut sudah diambil oleh 20 orang. Wow. Akhirnya, pada jam 06.00 lewat sedikit, telah datang 22 orang. Jatah habis.

Selanjutnya, semua pendaftar wisuda mengikuti proses antrian dengan tertib dan rapi. Menyerahkan bukti pembayaran dan KTM, mengukur toga, dan mengambil kuitansi pembayaran. Proses daftar selesai, perjuangan serangan fajar hari ini juga berakhir *capek*

--------------
Pada bagian ini saya mau mengungkapkan perasaan saya.
Semacam curhat. Ehem...Eheeemmm..
Berhasil dapat jatah dua pendamping itu sperti dua sisi mata uang. Di satu sisi saya senang, kursi dua pendamping itu bisa untuk orang tua saya. Di sisi lain, saya telah menghilangkan jatah dua pendamping untuk teman saya yang lain.
Ini rinciannya:
Jumlah mahasiswa spes saya: 48 orang.
Jatah dua pendamping untuk spes saya: 22 orang.
Jumlah peminat dua pendamping: 43 orang.
Ada beberapa orang yang berebut dengan teman sendiri itu hal yang sepele. Okelah. Tiap orang berbeda-beda. Mungkin ada memang orang yang udah terbiasa rebut-rebutan dalam kehidupan sehari-harinya.
Tapi bagi saya, ini pengalaman yang luar biasa. Berebut dengan teman sendiri. Apalagi tadi sempat banyak ВВМ, SMS, dan mention yang menanyakan tentang jumlah jatah yang masih ada/tidak pada saat jatahnya telah habis.

Jujur, saya juga tidak ingin melepaskan kursi dua pendamping yang saya dapatkan. Kursi ini buat kedua orang tua saya. Acara wisuda ini buat mereka juga, walaupun Indeks Prestasi saya tidak secemerlang punya teman-teman saya yang lain. Orang tua saya(mungkin) bisa mengerti kok.
Saya minta maaf buat teman-teman yang tidak mendapat jatah dua pendamping.
Kita berharap semoga ada keputusan yang win-win solution, keputusan yang terbaik buat semua. Dengar-dengar masih ada kemungkinan buat yang lain dapat kuota dua pendamping. Semoga.


Yang pasti tetap berharap agar semua langkah-langkah kita, mulai dari laporan PKL, yudisium, hingga pelaksanaan Wisuda nanti selalu dimudahkan.
Yang terpenting, kita sama-sama berjuang. Lulus bersama dan tetap terikat dalam satu keluarga, sampai kapanpun dan dimanapun (penempatan). آمِّينَ .
Salam cihuy!!
*maaf kalau tulisan saya berantakan*

Powered by Telkomsel BlackBerry®

0 komentar

Foto lama

1 Comment

Kamar tengah

Powered by Telkomsel BlackBerry®

0 komentar

Saya akan ke sana lagi. Segera.

"walaupun hari itu kurang menyenangkan, saya berterima kasih telah dipertemukan dengan siang dan sore yang menawan. yang terselip di hari itu"

"malam pun terasa berkesan, dengan adanya siang dan sore itu"

0 komentar