Menikmati setiap hal-hal kecil yang menyenangkan. Sedang di Makassar untuk urusan kantor. Tidak ada yang lebih indah dari pulang ke rumah.



- plus sedikit obrolan sebagai pengunjung terakhir -







- ilustrasi perjalanan awal kami -

 Tak pernah ada yang salah dengan Juni ini.
Namun mungkin selepasnya, semua akan berbeda.

 
*LEBAY*

Tapi iya mungkin. Setelah tanggal 4, bulan Juni ini rasanya beda.
Seperti apa rasanya?
Hmm.. Begini.
Ketika sekali saja mendengar atau mengucapkan kalimat "Selamat jalan", "Sampai jumpa secepatnya", "Terima kasih buat bantuannya" sudah terasa berat, nah bulan ini kalimat-kalimat itu terdengar di setiap hari.
Pagi, siang, sore, malam, dini hari.
Diucapkan ldengan jabat tangan erat, mata berkaca-kaca, dan nada suara yang rendah dan berat. Sering dan berulang-ulang. 
Rasanya, ah.. sudahlah.

*Ada juga sih yang ga sempat pamit. Tau-tau udah di tempat yang baru, terus ngasih kabar. Hahaha.. Peace ^^V*
 
Dan selang beberapa hari setelahnya,
Muncul postingan-postingan foto tempat-tempat baru di grup angkatan.
Memperlihatkan keindahan atau sekedar mengabarkan keadaan.

Oke. Makin yakin kalau masa magang telah berakhir :)
Apalagi, Surat Keputusan Penempatan ini pun sudah sangat memperkuat pelepasan status 'anak magang'.

Ga berasa ya? Tergantung sih!

Bagi saya, satu tahun tiga bulan ini sangat singkat!
Dan akan selalu terasa seperti hari kemarin.
Saya yakin kita semua menikmati perjalanan ini.
Mulai dari pengumpulan pertama kali di Lantai II Gedung Kanpus DJPB,
Mulai dari yang nametag merah ngumpul sama yang merah, nametag yang biru sama biru.
Dan seterusnya...

Hingga pada akhirnya...
101 orang DJPB 2011

Kita bersyukur telah dipertemukan
Setahun lebih bersama mencari pengalaman di kantor pusat
Berbagi cerita, candaan, keluhan, nyinyiran,
Berbagi ruangan yang nyaman, atau mungkin
Berbagi kursi dan meja bagi yang tak kebagian.
Berbagi nasi kotak atau kue hasil rapat
Berbagi rejeki dari mereka yang kebagian jatah DL dan Konser,
Berbagi kamar hotel yang kosong untuk dipenuhi bersama,

Ah, luar biasa!


Terima kasih telah bersama mengawali karier di tempat ini.
Terima kasih buat pengalaman, bantuan, dan semua pelajaran berharga.
Semoga apa yang kita lakukan selama masa magang bisa bermanfaat,
dan memberikan kesan baik atas keberadaan kita.
Jangan pernah melupakan pelajaran-pelajaran baik dari tempat ini.

Selamat berjuang sahabat-sahabat hebat!
65 orang lulusan Akuntansi dan 36 orang lulusan Kebendaharaan Negara,
Kini menjadi 101 orang DJPB 2011.
  
Berkarya dengan sebaik-baiknya.
Ingat selalu kesehatan, jaga silaturahmi juga
Semoga rejeki selalu dimudahkan untuk kita bertemu kembali,
(terutama rejeki untuk bisa berkumpul bersama keluarga) 
Amin..

Karena yang berakhir hanya masa magang,
Selebihnya berlanjut seterusnya.

Selamat jalan, masa magang.
Selamat jalan juga, Juni :)


- Peta Penugasan DJPB 2011 -
 Selamat malam. Sekarang pukul 00.16 WIB
Sudah lama banget kayaknya ga pernah eksis di dunia perCorelan.
Selama ini saya asyik seru-seruan dengan photoshop. Maklum baru kenal setahun terakhir :)
Nah, sehabis blogwalking liat karya-karyanya orang, tiba-tiba kangen ngevector ga jelas di Corel.
Akhirnya didukung dengan waktu yang cukup banyak (maklum pengangguran :p), 
jadilah beberapa karya Vector. 
Buat karakter dasar BYPMONSTER ini butuh waktu 2-3 jam.
*Memang sih saya agak kurang bisa buat karakter gituan. Biasanya main abstrak.*
- B.Y.P Monster -


Buat bentuk dasar badan BYPMONSTER masih mudah.
Ga sampai semenit jadi kali ya. *songong*
Pas bagian ngasih bayang-bayangan dan efek lekukan tubuhnya itu susah minta ampun.
Ngasih efek terang dan gelapnya itu saya masih 100% mengandalkan feeling.
Mesti banyak-banyak latihan. 
Kayaknya ada deh teorinya, cuman belum dapat aja.
 
- Layout B.Y.P Monster -
 
Setelah karakter BYPMONSTER sebagai komponen pokok desain udah jadi,
mengatur komposisi di halaman jadi lebih mudah.
Gampang kok...!!
tinggal copy paste karakter utrama, trus dicombine dengan object-object lain.  *pemalas*
 
 
- B.Y.P Monster Shirt -
Kalau yang ini desain BYPMONSTER yang diaplikasikan di media kaos.
Ngeditnya pake Photoshop.
 
Masih perlu banyak latihan, dan melihat kanan kiri.
Sekian.


Sebagai postingan pertama di tahun ini,  
mumpung masih tahun 2012, mari kita ucapkan sekali lagi: 
 
semoga apa yang dicita-citakan di tahun ini tercapai. 
Amin. 

Menyambut awal tahun dengan semangat yang masih baru, 
blog ini pun meluncurkan layout terbarunya.
Dengan semangat yang menggebu-gebu, pengetahuan desain yang standar, 
ilmu tentang kode-kodean html/css yang dangkal, dan dengan konsep yang tak terarah,
lahirlah layout teranyar di tahun ini. 8))

So many thanks saya ucapkan kepada 
pemilik blog dengan nama "Setia Negara" dan "Planet Kertasium" 
sebagai motivator terbesar saya untuk mengganti layout blog ini.

Kenapa jadi motivator? 
Coba deh lihat blog mereka..
Blog "Setia Negara" layoutnya simpel, elegan, dan lebih dewasa. 
Walaupun layoutnya terkesan "pelit warna", namun justru itulah yang makin menguatkan konsep kesederhanaannya. #astaga
Fitur sharing postingan melalui facebook, twitter, dan Google+ juga tersedia di layout barunya. Pembaca pun merasa dimanjakan dengan fitur "Baca Juga" yang tersedia di blog ini. Aiih.. Keren!!
Tapi wajar kok, anak Teknik Informatika ITB pasti ngertilah. Wuajaaaar banget!

Nah, beda lagi ini sama si penghuni ""Planet Kertasium"
walaupun dia ga berlatar belakang IT, 
dia paham bener masalah kode-kodean dunia perblogan. Lihat aja blognya. Wuaapik tenan, rek!
Orang ini kalo ngonsep sesuatu pasti pol-polan. Total!
Dengan basic Ilmu Komunikasi yang dia dapatkan di UNHAS dan pengalaman hidupnya,
wajar banget kalo setiap postingan yang dihasilkan dari blognya selalu menarik. Wuajaaar banget!

LHA, INI KENAPA JADI NGOMONGIN BLOG ORANG LAIN??
Khilaf kali ya? | Iya.. 

Kembali ke poin utama.
Nah, inti dari postingan ini sebenarnya adalah:
Semoga di tahun naga air ini, pikiran kita semakin basah untuk terus menulis,
dan mengisi blog-blog kita dengan tulisan yang baik dan menginspirasi.
Atau mungkin menghibur.
Atau paling tidak memberi sugesti orang lain.
Atau sepaling-palingnya lagi tidak memberi efek negatif pada pembaca, deh.
Itu aja.


Terima kasih.







Akhir-akhir ini lagi banyak yang senang marah-marah di twitter. Saya juga, lho. Sering malah. Keren kan?
Kapan lagi ada marah-marah yang diwakilkan oleh huruf demi huruf?  Ditambah sedikit tanda baca. Ehhm, sedap :)

Twitter emang paling keren dijadiin tempat buat penyaluran uneg-uneg. Apapun yang saya tulis, saya yakin dan sepenuhnya yakin, pasti bakalan ada followers yang baca kok. Belum lagi akun-akun non followers lain yang sengaja nge-stalk.
Wohoho~
 
No problem. Intinya sih, sebisa mungkin tweet-tweet yang kita buat itu bisa membantu meluapkan apa yang mengganjal di diri kita. Termasuk kemarahan. Setidaknya dengan tulisan, kata-kata yang akan kita keluarkan terpikirikan lebih dulu di otak. Beda dengan marah langsung yang dikendalikan emosi. Kata-kata keluar seperti lancar seperti petasan kering. Walaupun marah melalui tulisan juga kadang sulit dikontrol.

Marah yang sopan di twitter menurut saya:
  1. Hindari kata-kata yang kasar. Siapa pun yang baca pasti ga nyaman.
  2. Pilih kata-kata yang efisien dan memiliki makna yang mendalam tapi tetap sopan. Setidaknya dengan memikirkan kata-kata, emosi kita bisa sedikit lebih ditekan, atau mungkin hilang.
  3. To the point. Bikin #jleb orang yang anda singgung. Namun tetap buat orang lain yang baca tweet kita merasa nyaman. (pengalaman: Pernah mau nyinggung seseorang, tapi saking bingungnya merangkai kata-kata yang ga menyinggung perasaan orang lain, emosi terlanjur hilang. Jadi kesal sama diri sendiri. Zzz.)
Tips ini juga bisa digunakan di facebook, blog, friendster, atau media lain tergantung kreatifas si pemarah.

Kelihatan kurang jantan ya marah-marah lewat tulisan? "Weitss. Sabar bro!!". Tulisan bisa dijantan-jantanin kok. Tenang aja. 
[N G A R A N G !!!]
Lagian, marah kok pake bawa-bawa kejantanan, marah ya marah aja!. Pasti belum pernah denger istilah: Kalau ibu-ibu sudah bersatu, superhero pun ngalah". Addeh, makin out of topic.

Ohiya, jangan pernah ngebayangin saya ngetik tweet demi tweet dengan emosi tinggi, muka merah membara, rambut mohawk berdiri-berdiri sambil menahan gejolak jiwa yang mendera. Waaaw...!! Ga marah kayak gitu juga kali yaa.

Singkat kata, menurut saya sih marah itu (bagaimana pun kondisinya) harus dimanage dengan baik. Ada kalanya orang atau bahkan seisi dunia harus tau kalau kita sedang marah. 
Namun, ada kalanya kemarahan lebih baik hanya jadi rahasia berdua dengan Tuhan.

Maaf,
Sekian, dan
terima kasih.




E i t s ! N o t   f o r   s a l e  : )
*ga ada yang minat juga kalee*


Previous PostPosting Lama Beranda